(VIP) logo(VIP) Members | | WAP | RSS | Support Produk Anda
Business center
Member
Published information
Promosi
Rank Promotion
Rank
 

High Hit and High Omzet Dotcom

Enlarge Font  Decrease font size Publikasi: 2010-08-23   Dilihat: 218 kali
Anton, seorang karyawan yang baru beberapa bulan mengawali karir mulai merasa membutuhkan sebuah perangkat notebook untu
Anton, seorang karyawan yang baru beberapa bulan mengawali karir mulai merasa membutuhkan sebuah perangkat notebook untuk menunjang pekerjaannya yang bersifat mobile. Mempertimbangkan keterbatasan finansial, ia pun berusaha mencari informasi sebanyak-banyaknya untuk mendapatkan produk yang relatif 'murah' namun tetap sesuai dengan kebutuhan. Di samping tanya sana sini kepada teman, selama beberapa hari ia tak bosan-bosannya menjelajah dunia internet di sela-sela rutinitas kerjanya. 

Kata kunci yang pertama dia masukkan adalah spesifikasi notebook yang dimaksud, sampai akhirnya ditemukan merek yang sesuai dengan aspirasinya. Setelah itu barulah dia browsing ke beberapa on line store guna membandingkan tingkat harga masing-masing toko untuk produk dengan spec yang sama. Pencariannya akhirnya berlabuh pada Jakartanotebook.com yang menawarkan harga relatif murah dibandingkan toko lainnya.

“Memang kami mengutamakan harga untuk menggaet calon pelanggan,” ujar Budi Sulistianto, Store Manager Jakartanotebook.com. Sebagai gambaran, untuk sebuah merek netbook impor dengan spesifikasi standar, Jakartanotebook berani memasang harga Rp3,5 juta, yang berarti berselisih sekitar Rp 0,5 juta dibandingkan harga yang dipasang toko online pioner.

Di kalangan pebisnis online sendiri Jakartanotebook sebenarnya bukan yang pertama bermain di pasar ini, apalagi yang terbesar. Di sini masih ada Bhineka.com, Bearbookstore.com, Barangbaru.com. Tokomesin.com, Tokohelm.com dan beberapa nama toko online lainnya, sepert Aksespoint.com penyedia perangkat networking dan perangkat wifi.. 

Persaingan di antara mereka cukup ketat karena semua melihat potensi pasar yang besar seiring dengan pesatnya gaya hidup berinternet beberapa tahun terakhir. Infrastruktur internet yang mulai menjangkau ke seluruh penjuru tanah air menawarkan kemungkinan untuk menjual apapun secara mudah melalui dunia maya dengan sistem pembayaran online. Dan perlahan tapi pasti tingkat kepercayaan masyarakat terhadap transaksi jual beli melalui internet pun semakin tinggi. Maka tidak heran kalau Budy berani memperkirakan pertumbuhan bisnis ini bisa mencapai 30% per tahun.

Namun begitu, pria 25 tahun ini mengakui dari skala bisnis dan kelengkapan Bhineka.com tetap yang terdepan. “Soalnya mereka yang pionir dalam bisnis ini,” tambahnya. Karena itu, untuk strategi penetrasi Jakartanotebook.com sengaja memasang harga murah guna mencuri perhatian pasar.

Strategi ini tampaknya membuahkan hasil. Di kalangan customer, saat ini Jakartanotebook.com mendapatkan eksposur worth of mouth yang cukup lumayan karena harga-harga ditawarkan. Bukan hanya untuk penjualan netbook, tapi juga berbagai produk perlengkapan komputer dan modem yang menjadi core bisnisnya.

Pertumbuhan jumlah konsumen pun naik siknifikan dari hari ke hari. Jika pada bulan-bulan pertama dulu cuma terjadi 10-20 transaksi, sekarang jumlahnya sudah mencapai 100 pembelian per hari. Atau jika diakumulasikan dalam sebulan, bisa mencapai sekitar 3000 transaksi untuk semua produk.

“Hari yang paling ramai Senin sampai Jumat dengan rata-rata transaksi mencapai 100 orang. Sabtu dan Minggu biasanya hanya sekitar 70%nya karena banyak kantor yang tutup,” jelasnya.

Dengan kondisi tersebut tidak heran kalau omset yang berhasil diraup Jakartanotebook dalam sebulan berkisar Rp50-Rp100 juta hanya melalui penjualan secara on line. Maklum saja, toko ini sejatinya merupakan toko komputer (offline). Dari angka tersebut, diakui oleh Budi, omset terbesar diberikan melalui penjualan produk modem (hampir 50%) dan kemudian disusul notebook second. Sementara penjualan netbook yang sedang booming (pertumbuhan industri di tanah air sekarang mencapai 70% per tahun), mereka bisa menjual rata-rata 50 unit per bulan. Hal ini tidak lepas dari harga Netbook yang sangat murah, berkisar Rp2,5-Rp4 jutaan saja, untuk merek-merek ternama.

Sebagai perpaduan toko online dan offline, sistem transaksi di Jakartanotebook.com pun dibuat fleksibel. Bisa secara off line, cash & delivery atau on line. Untuk yang lebih nyaman bertransaksi secara off line, setelah melihat barangnya di website, pelanggan bisa datang ke toko off line dan bisa langsung membayar harganya. Sementara untuk customer yang lebih nyaman melakukan pemesanan barang melalui telepon, mereka bisa membayarnya setelah barang diantar sampai di tempat diserta tambahan biaya pengiriman sebesar Rp25 ribu saja. Namun sistem cash & delivery ini hanya diberlakukan untuk konsumen ayng berdomisli di wilayah Jakarta.

Terakhir untuk transaksi secara online, konsumen diberikan kemudahan dengan adanya fitur add to card di website online store Jakartanotebook.com. Pilih barang yang dikehendaki dan pembayaran dilakukan melalui transfer via bank.

Resource Survey

Pertanyaannya, bagaimana caranya Jakartanotebook yang relatif masih muda bisa memberikan harga murah untuk pelanggannya? Di sini Budi dan kawan kawan memang harus rajin-rajin melakukan survey resource, baik secara online maupun langsung ke berbagai distributor untuk mendapatkan barang yang paling murah. “Selain itu margin yang kami ambil juga tidak terlalu besar. Selalu di bawah 5%,” tambahnya.

Sekilas sejarah singkat, Jakartanotebook.com awalnya adalah sebuah toko komputer. Dengan berjalannya waktu, Jakartanotebook.com tidak hanya dikenal sebagai penjual laptop second saja tetapi juga memperdagangkan berbagai macam perlengkapan dan pernak-pernik untuk komputer. Bahkan sampai sekarang, Budi mengaku toko mereka lebih dikenal sebagai penjual modem.

Melihat potensi bisnis dibidang online store cukup bagus, pengelola toko ini lalu menciptakan online store pada 2008. “Awalnya kami masih jual-beli laptop saja. Dan waktu itu, pelanggan kami banyak dari luar kota. Inilah yang memudahkan bisnis online store kami dapat berkembang dengan cepat,” kisah Budi. Harus diakui, disinilah kejelian Jakartanotebook dalam mengolah potensi pasar dari luar kota yang memiliki keterbatasan dalam mencari barang. Alhasil, saat ini hampir 70% konsumen mereka berasal dari luar Jakarta, dan kontribusi penjualan secara on line pun sudah mencapai 80% dari total bisnis mereka. Hampir 60% konsumen tersebut datang dari kalangan pekerja.

Budi mengklaim hampir semua kota pernah dilayani oleh Jakartanotebook.com. Paling jauh pernah sampai ke Timika, Papua, namun yang paling banyak permintaan justru datang dari kota Medan, Surabaya dan Yogyakarta. Untuk mendukung pengiriman barang sampai ke tangan pembeli, pihaknya sanagt selektif dalam memilih rekanan jasa pengantar.

Karena bisnis online sangat tergantung dari tingkat kepercayaan konsumen, Jakartanotebook.com pun berusaha untuk menomor satukan kepercayaan konsumennya. Menurut Budi, untuk mendapatkan kepercayan dari konsumen online-nya, Jakartanotebook.com selalu memperhatikan beberapa faktor. Yang pertama adalah kualitas produk, dan kedua adalah aftersales services. “Karena itu kami menggaransikan produk-produk yang dibeli oleh konsumen,” jelasnya.

Dalam mengenalkan situs Jakartanotebook.com, menurut Budi pihaknya hanya menggunakan strategi dari mulut ke mulut (WOM). “ Dengan sistem penjualan cash and delevery tadi, otomatis kami mendapatkan promosi dari mulut ke mulut karena mereka puas dengan harga murah dari barang yang mereka beli,” jelasnya.

Memprediksi bisnis on line akan makin efektif, mudah dan coverage yang makin luas, melalui trust pelanggan Budi optimistis mereka bisa membukukan pertumbuhan minimal 15% setiap periode 3 bulanan.
 

Perlu Membangun Reputasi Dulu

Salah satu produk yang laku dijual melalui Internet adalah barang-barang elektronik, terutama computer dan peripheralnya serta handphone. Barang jenis ini tak perlu disentuh, dibaui, dipandang berlama-lama untuk mengambil keputusan membeli. Cukup dengan memahami spec nya calon pembeli dapat menentukan pilihan. Berbeda dengan parfum yang harus dibaui atau pakaian yang perlu dicoba terlebih dulu. Dan kalau saya lihat dari sisi persaingan dan perkembangan industri, sebagai contoh Bhinneka.com, sebagai pionir, Bhinneka.com didengungkan di mana-mana sebagai e-store yang berhasil di Indonesia. Itu sebabnya, banyak yang kemudian tertarik masuk ke bisnis online menjual barang elektronik. Ini membuat persaingan di dunia maya semakin keras, terutama untuk Bhinneka.com.

Untuk bermain dibisnis itu pun, ada faktor yang harus diperhatikan. Kunci pertama adalah harga termurah. Pengguna internet cenderung untuk meng-googling barang yang dicarinya terlebih dulu. Kalau sudah ketemu barang yang dicari, maka ia akan mencari harga terbaik. Barang-barang elektronik memiliki spec yang sama di mana-mana, dan biasanya memiliki dukungan teknis di banyak tempat. Oleh karena itu, kunci utamanya adalah harga termurah. Internet mempermudah pembeli untuk membandingkan harga satu toko online dengan toko online lainnya.

Kunci kedua adalah reputasi. Dalam hal ini, transaksi online bagaimana pun juga melibatkan kepercayaan calon pembeli terhadap toko online. Toko-toko online baru selalu saja menimbulkan banyak pertanyaan bagi calon pembelinya mengenai: apakah barangnya akan dikirim tepat waktu? Apakah kualitas barangnya dijamin? Kalau ternyata barang yang dikirim cacat, bagaimana?

Reputasi inilah yang dibangun dan dimiliki toko online yang sudah matang seperti Bhinneka.com, dan belum dimiliki oleh toko-toko online baru. Nah konsumen yang masih ragu-ragu akan cenderung memilih took online yang sudah mapan meski ada selisih harga lebih mahal sedikit dibanding pendatang baru.

Dalam upaya bersaing dengan kompetitor dan meng-create penjualan serta dan awareness-nya, menurut saya harga yang murah bisa dibilang cukup efektif untuk mereka yang sudah percaya terhadap Jakartanotebook.com. Namun kurang efektif terhadap konsumen yang belum kenal atau belum percaya. Karena itu untuk bersaing dengan Bhinneka.com, mereka harus bisa konsisten dengan mempertahankan harga termurah, namun pada saat yang sama terus membangun reputasi.

Kedepannya, saya melihat persaingan di bisnis online akan mengeras jika pemain hanya memperebutkan pasar yang ada saat ini. Soalnya pemain baru terus bermunculan. Sebaiknya para pemain ini juga berusaha mengedukasi dan memperluas pasar sehingga ruang untuk bersaing makin lebar.

  Disamping memiliki website sendiri, kami anjurkan untuk para pebisnis online maupun para pemilik toko online untuk mempromosikan produk-produk mereka di portal-portal B2B, seperti Indonetwork.co.id, Produkanda,com, Indogrup.com, Alibaba.com atau B2B Indonesia lainnya. Hal ini ditujukan untuk menguatkan posisi strategi pemasaran dan menguatkan kepercayaan para pelanggan, sehingga lebih dikenal luas oleh para pebisnis maupun kalangan pelanggan-pelanggan diseluruh penjuru tanah air.
 

 
[ Cari Berita ]  [ ]  [ Beritahu teman ]  [ Print ]  [ Tutup halaman ]  [ Keatas ]

 
Komentar 0 [ Semua ]  Rating / Komentar

 
Photo
Pilihan Berita
Popular
 
 
Home | Intro | Tentang Kami | Kontak | Use Agreement | Copyright | Site Map | Link | Buku Tamu | Periklanan | Pro B2B
Global Akses Grup: Akses Point | PanturaNet | Bursa Energi | Sentralweb
© 2008-2010 Cv. Global Akses Teknologi
Produkanda.Com merupakan Portal B2B Indonesia yang berisi direktori bisnis, katalog produk, lowongan pekerjaan, informasi bisnis dan daftar perusahaan di Indonesia.
eXTReMe Tracker