(VIP) logo(VIP) Members | | WAP | RSS | Support Produk Anda
Business center
Member
Published information
Promosi
Rank Promotion
Rank
 

2010, Pendapatan WLAN Tembus USD5,5 Miliar

Enlarge Font  Decrease font size Publikasi: 2010-08-19   Dilihat: 130 kali
PASAR peralatan jaringan WLAN global akan terus bertumbuh pesat karena konsumen semakin agresif membeli alat-alat elektr
PASAR peralatan jaringan WLAN global akan terus bertumbuh pesat karena konsumen semakin agresif membeli alat-alat elektronik yang memerlukan akses Wi-Fi.

Pendapatan global peralatan jaringan nirkabel, atau wireless local area network (WLAN), pada 2009 turun tajam akibat hantaman krisis ekonomi. Memasuki 2010, pendapatan global WLAN diperkirakan menanjak karena kondisi perekonomian dunia sudah membaik dan akses Wi-Fi (wireless fidelity) menjadi semakin vital. Firma riset Dell’Oro Group memperkirakan, pendapatan global WLAN pada 2010 akan sanggup menembus USD5,5 miliar.

Artinya, pasar tersebut akan mampu menumbangkan rekor pendapatan tertinggi yang diraih pada 2008, sebelum dunia dilanda krisis finansial. "Pada 2009, belanja peralatan jaringan WLAN melemah akibat krisis.Tetapi ketika kepercayaan terhadap kondisi perekonomian sudah memulih pada 2010, kami memperkirakan konsumen dan perusahaan akan kembali berbelanja peralatan jaringan WLAN," ujar Senior Analyst Wireless LAN Research Dell’Oro Group Loren Shalinsky.

Dell’Oro mencermati, pasar global WLAN sesungguhnya sudah menunjukkan indikasi pemulihan pada kuartal keempat (Oktober- Desember) 2009. Pada periode tersebut, volume penjualan global peralatan jaringan WLAN mampu menembus rekor tertinggi dalam sejarah, yaitu 18 juta unit per kuartal. Akan tetapi, Dell’Oro menegaskan tanda pemulihan itu masih lemah karena kuartal keempat secara tradisional adalah musim belanja besar-besaran dan para produsen pun menggelontorkan diskon serta promosi besar-besaran untuk mendongkrak volume penjualan.

"Volume penjualan global peralatan jaringan WLAN pada kuartal keempat 2009 melambung dramatis. Namun, pendorong utama pertumbuhan pesat itu adalah diskon dan promosi agresif yang ditawarkan para produsen utama seperti Motorola Inc dan D-Link Corp," tutur Shalinsky.

Dell’Oro menambahkan, indikasi pemulihan pasar global peralatan jaringan WLAN menjadi semakin kuat ketika pada kuartal pertama (Januari–Maret) 2010 pasar tersebut kembali meraih pertumbuhan pendapatan, yaitu 20 persen per tahun.

"Pada kuartal pertama,pendapatan global pasar peralatan jaringanWLAN umumnya mencapai titik terendah, seperti yang sudah kami pantau sejak 2002. Tetapi khusus untuk kuartal pertama 2010, pendapatan global industri tersebut ternyata meningkat pesat," papar Shalinsky. Karena yakin pasar global peralatan jaringan WLAN sudah memulih, Dell’Oro memperkirakan industri tersebut akan terus bertumbuh pesat hingga lima tahun mendatang. Dell’Oro memprediksi, pendapatan global pasar peralatan jaringan WLAN akan sanggup menembus USD7 miliar pada 2014.

"Pasar peralatan jaringan WLAN global akan terus bertumbuh pesat karena konsumen semakin agresif membeli alat-alat elektronik yang memerlukan akses Wi- Fi seperti netbook, e-reader, smartphone, dan komputer tablet," tandas Shalinsky. Perkiraan Dell’Oro tersebut selaras dengan prediksi firmafirma riset yang lain. Gartner Inc memperkirakan volume penjualan netbook global pada 2010 akan meningkat 30 persen menjadi 41,8 juta unit,dari 32,1 juta unit pada 2009.

Firma riset iSuppli Corp menambahkan, pada 2008 volume penjualan netbook global mencapai 13,2 juta unit. Pada 2009, penjualan global produk tersebut mencapai 22,2 juta unit dan pada 2010 angka itu diprediksi melampaui 31 juta unit. Adapun untuk pasar e-reader, iSuppli meyakini penjualan ereader global akan terus meningkat, dengan pertumbuhan ratarata 161 persen per tahun hingga 2012.

Alhasil,pada 2012 volume penjualan e-reader global diperkirakan akan menembus 18,3 juta unit,dari sekitar 11 juta unit pada 2010. Untuk pasar smartphone,firma riset International Data Corp (IDC) mengungkapkan, volume penjualan smartphone global pada 2009 meningkat 15,1 persen menjadi 174,2 juta unit,dari 151,4 juta unit pada 2008.

"Untuk 2010, IDC yakin volume penjualan smartphone global akan bertumbuh sekitar 30 persen per tahun," ungkap Senior Analyst Mobile Devices Technology and Trends Research IDC Ramon Llamas.

IDC menambahkan pula, volume penjualan smartphone global akan melampaui 390 juta unit pada 2013, alias bertumbuh ratarata 20,9 persen per tahun mulai 2009 hingga 2013. Sedangkan untuk pasar tablet, firma riset Canalys Ltd memperkirakan, volume penjualan global tablet akan mencapai 12,5 juta unit pada 2010. Canalys meyakini angka itu akan terus membengkak menjadi 66 juta unit pada 2014. Kendati jaringan WLAN memudahkan pengguna alat elektronik berteknologi Wi-Fi dalam mengakses internet, pengguna jaringan WLAN juga terancam risiko.

Malware Analyst Kaspersky Lab Christian Funk memperingatkan, pengguna notebookharus waspada ketika mengakses Wi-Fi di tempat umum. Funk menegaskan,akses internet melalui jaringan Wi-Fi sangat rawan serangan berupa pembajakan data. Untuk menjebak korban, penjahat umumnya membuat titik akses nirkabel (hotspot) gratis atau menyalin halaman login para penyedia layanan Wi-Fi tepercaya. Selanjutnya, penjahat tinggal menunggu korban terpancing masuk jaringan-jaringan berbahaya tersebut.

"Untuk melakukan serangan ini, pelaku tidak perlu memiliki pengetahuan teknis komputasi tingkat tinggi.Pelaku hanya perlu membuat titik akses palsu guna menjebak korban. Setelah korban terperangkap, pelaku bisa menyadap data yang diketikkan korban di halaman-halaman web yang dibuka melalui Wi-Fi," tutur Funk.
Funk menjelaskan, target utama serangan ini adalah mencuri informasi kartu kredit korban saat korban melakukan transaksi online menggunakan Wi-Fi.

Namun, penjahat juga bisa mencuri informasi lain seperti akun e-mail sekaligus password-nya, serta akun-akun yang digunakan korban untuk mengakses situs-situs internet, misalnya situs-situs jejaring sosial. Funk memperingatkan, pencurian data tersebut memiliki konsekuensi serius. Sebagai contoh, apabila penjahat mampu mencuri informasi kartu kredit korban, penjahat bisa memanfaatkan kartu kredit korban untuk berbelanja.

Tagihan belanja itu pun jatuh ke korban, padahal korban tidak pernah melakukan belanja tersebut. Contoh yang lain, apabila penjahat mampu mencuri akun dan password dari e-mail korban, penjahat bisa memanfaatkan email korban untuk menebar spam (e-mail tidak diinginkan). Kejahatan- kejahatan pun bisa dilakukan apabila penjahat mampu mencuri akun lain, seperti akun situs jejaring sosial.
 
[ Cari Berita ]  [ ]  [ Beritahu teman ]  [ Print ]  [ Tutup halaman ]  [ Keatas ]

 
Komentar 0 [ Semua ]  Rating / Komentar

 
Photo
Pilihan Berita
Popular
 
 
Home | Intro | Tentang Kami | Kontak | Use Agreement | Copyright | Site Map | Link | Buku Tamu | Periklanan | Pro B2B
Global Akses Grup: Akses Point | PanturaNet | Bursa Energi | Sentralweb
© 2008-2010 Cv. Global Akses Teknologi
Produkanda.Com merupakan Portal B2B Indonesia yang berisi direktori bisnis, katalog produk, lowongan pekerjaan, informasi bisnis dan daftar perusahaan di Indonesia.
eXTReMe Tracker