Perjalanan E-Commerce Indonesia
已关闭
悬赏分:0 -
提问时间 2010-08-22 20:51
Seberapa besar pasar web? Pertanyaan yang sederhana tetapi rumit diuraikan. Siapapun tidak
bisa mengukur berapa besar dan sampai berapa besar lagi pasar akan berkembang melalui
e-commerce. Melalui model ekonomi baru ini, diperkirakan pasar akan berkembang pesat.
Beberapa ramalan mengatakan, jika anda saat ini memiliki perusahaan dengan omzet millyaran
rupiah tidak masuk dalam e-commerce, dalam waktu sepuluh tahun mendatang perusahaan anda
akan jatuh dan gulung tikar. Tak heran jika seluruh perusahaan didunia, termasuk Indonesia,
ramai-ramai membuka situsnya diInternet.
Pertumbuhan Customer lewat internet akan terjadi sekitar 800% pertahun sampai tahun 2005.
Sangat eksplosif, selama bulan oktober 2003, jumlah page view sekitar 40 milyar halaman. jumlah
tersebut tahun depan akan meningkat sekitar 47% dari jumlah sebelumnya. Di Internet sekarang
terdapat, lebih dari 2.100.000 images dan 128,3 juta exiting pages. Menurut Survey dari IDC,
diprediksikan dalam system ekonomi baru ini sekitar 3 milayar orang akan terkoneksi ke internet,
walaupun sekarang hanya berjumlah sekitar 1,2 millayr orang saja.
Senua itu data Internasional. Pertanyaan selanjutnya, bagaimanakah dengan kodisi di Indonesia ?
Ada beberapa indikator tentang internet di Indonesia yang masih kurang menggembirakan. Misalnya,
berdasarkan data APJII, dari 55 penyelenggara jasa internet di Indonesia yang telah mengantongi
izin dari Dirjen Postel untuk memberikan jasa pelayanan, hanya 43 saja yang aktif menawarkan jasa.
Selanjutnya pertumbuhan domain baru (perusahaan dengan co.id) masih sedikit yang menggunakannya.
Ini sungguh mengecewakan karena dinegara-negara tetangga sudah jauh melesat.
Siapkah Indonesia dalam hal ini?
Kita tidak perlu pesimis. Tidak ada hubungannya antara jumlah pemakai dan pelanggan internet
di suatu negara dengan kemampuan perusahaan eksis dalam ecommerce. Alasannya sederhana saja, ingat,
internet adalah bisnis global. Begitu sebuah perusahaan masuk kesana, marketnya juga global.
Kecuali jika perusahaan tersebut hanya melihat Indonesia saja sebagai pasarnya, artinya pasar
di internet tidak lagi dibatasi geografis. Target market perusahaan diseluruh dunia adalah semua
orang yang telah menggunakan internet. Bagi perusahaan, berdagang lewat internet sangatlah
menguntungkan. Perubahan yang terjadi dalam dua tahun terakhir, menunjukkan bahwa perdagangan
yang dilakukan melalui internet terjadi penurunan harga sekitar 30%. Ini merupakan sebuah fenomena
digital ekonomi yang mengurangi peranan intermediasi. Lewat internet, pelanggan menemukan akses langsung
ke produsen sehingga biaya otomatis dapat ditekan. Pemanfaatan internet dalam bisnis juga mengakibatkan
proses bisnis berlangsung cepat. Order Cycle sebuah bisnis yang tadinya memakan waktu 30 hari, waktunya
bisa menjadi pendek, yakni 5 hari saja. Proses yang cepat ini tentu akan meningkatkan pendapatan.
共 110 次关注
提问者:
匿名
[ Pengetahuan搜索 ]
[ ]
[ 告诉好友 ]
[ 打印本文 ]
[ 关闭窗口 ]
[ 返回顶部 ]